Postingan

Sebelas Hari Bersama Perempuan-Perempuan Hebat dari Eropa Timur Eksplor Sumatra

Gambar
      NINNA -Malam 4 Mei 2026, Bandara Kualanamu masih sibuk dan penuh suara orang berlalu-lalang. Aku berdiri menunggu tiga tamu spesial dari Slovakia dan Republik Czech. Tak lama kemudian, muncul tiga perempuan dengan koper besar dan wajah lelah setelah perjalanan panjang: Maria, Pavla, dan Hana. Kami langsung berfoto bersama. Foto pertama dari perjalanan sebelas hari yang nantinya dipenuhi cerita, tawa, dan banyak kejutan kecil. [caption id="attachment_37297" align="alignnone" width="1280"]  Menjemput Maria, Pavla, dan Hana di Bandara Kualanamu bukan sekadar awal perjalanan, tapi awal dari sebelas hari cerita, tawa, dan persahabatan baru yang tumbuh di Sumatra. (foto ©Damayanti)[/caption] Malam itu kami menuju hotel di Kota Medan. Awalnya suasana di mobil sedikit canggung, seperti orang-orang yang baru saling mengenal. Tetapi Maria mulai banyak bertanya, lalu percakapan mengalir begitu saja. Saat itu aku mulai merasa, perjalanan ini pasti akan menyenang...

Tugu Toga Sinaga: Potensi Besar untuk Geopark dan Pemberdayaan Ekonomi

Gambar
   Samosir, NINNA.ID -Hari itu aku diundang sama Pak Wilmar Simanjorang menghadiri acara seremonial penanaman pohon di Tugu Toga Sinaga. Untuk pertama kalinya aku masuk ke Tugu Toga Sinaga. Sebenarnya sudah sering melintas di depan gerbang tugu ini. Sering melihat banyak peziarah di dalam tugu. Kali ini, aku memutuskan untuk memuaskan rasa penasaran seperti apa Tugu Sinaga itu. Begitu tiba, aku melihat areal parkiran Tugu Toga Sinaga sangat luas. Ratusan mobil bisa muat di areal parkiran ini. Lokasi ini sangat cocok untuk diadakan acara besar seperti pesta rakyat. Selain itu, ada beberapa potensi yang dapat dikembangkan di areal tugu ini. Karena areal ini milik bersama yakni semua keturunan  Sinaga , tempat ini berpeluang akan didatangi oleh generasi Sinaga baik sekarang maupun di masa depan.   Tugu Toga Sinaga dilihat dari bawah (foto: Damayanti)[/caption] Warisan Leluhur Lagipula, jika tugu ini dijadikan sebagai daya tarik wisata dan pemberdayaan ekonomi, cita-cita...

Kampung Girsang Napak Tilas Sejarah, Jejak Budaya, dan Pesona Alam di Pelukan Geopark Kaldera Toba

Gambar
      Simalungun, NINNA.ID-  Tidak jauh dari Pantai Bebas Parapat, sekitar 7 menit perjalanan, terdapat sebuah kampung yang seakan-akan mengajarkan kita arti hidup dalam harmoni dengan alam dan leluhur. Itulah  Kampung Girsang , kampung tua yang telah mencatatkan kisah panjang marga Sinaga — cikal bakal yang menenun sejarah Batak Toba hingga kini. Napak Tilas Jejak Leluhur Kampung Girsang bukan sekadar destinasi wisata biasa. Ini adalah kanvas sejarah yang hidup. Berawal dari kisah Suhut Ni Huta, seorang leluhur Sinaga Bonor, yang melalui perjalanan penuh tantangan di Tanah  Samosir  hingga akhirnya mendirikan pemukiman di Kampung Girsang. Dari sinilah nama-nama kampung bermunculan: Sidasuhut, Sidallogan, Simaibang, Simandalahi, dan Simanjorang — setiap nama adalah pengingat akan keberanian dan kebijaksanaan leluhur mereka. Menapaki kampung ini ibarat membaca bab demi bab sebuah buku sejarah yang belum selesai ditulis. Marsiadapari Tak lengkap rasanya ...

Jangan Lewatkan Kampung Girsang: Pesona Sawah, Bukit, dan Tradisi Batak

Gambar
   

Kampung Girsang Firdaus Tersembunyi Dekat Parapat Kawasan Danau Toba

Gambar
  Simalungun, NINNA.ID -Di Kawasan Danau Toba, tepatnya di Kampung Girsang yang dikenal orang dengan sebutan Girsang 1 dan Girsang 2, alam dan budaya saling berpelukan erat. Hijaunya sawah, aroma rempah dari hutan tropis, dan kokohnya Rumah Batak yang berumur ratusan tahun. Semuanya menyatu membentuk simfoni kehidupan yang menenangkan hati dan menyejukkan mata. Inilah sekelumit dari keajaiban yang kami promosikan dalam upaya mendukung  Danau Toba  sebagai bagian dari jaringan Taman Bumi Dunia. Bukit Simumbang: Menyapa Langit, Menyelami Hutan Langkah kami terhenti sejenak di sebuah pondok sederhana di lereng Bukit Simumbang. Aplikasi My Elevation menunjukkan angka 1.196 meter di atas permukaan laut.   Anak-anak berfoto di jalan menuju Bukit Simumbang.(foto:damayanti)[/caption] Dari titik ini, mata kami disuguhkan panorama menakjubkan: Danau Toba yang luas berkilau di kejauhan dan kota Parapat yang terhampar seperti miniatur. Namun, keindahan itu bukan satu-satunya yan...

Damayanti: An Experienced Tour Guide Bringing Lake Toba to Life

Gambar
    Lake Toba, with its breathtaking natural beauty and rich Batak cultural heritage, is one of Indonesia's top travel destinations. However, the true charm of this place is not only in its scenery but also in the stories and experiences it offers to visitors. This is what makes Damayanti, a professional tour guide and Batak culture enthusiast, the perfect companion for your journey to explore the wonders of Lake Toba. Meet Damayanti: A Tour Guide with an Educational Spirit With years of experience as a freelance tour guide,  Damayanti  has taken travelers from around the world on unique cultural and natural explorations in Samosir. Raised in this region, she possesses deep knowledge of Batak history, traditions, and local uniqueness, offering not just information but an authentic experience that is hard to find elsewhere. In addition to being a tour guide, Damayanti is also an experienced journalist and content writer. Her storytelling skills allow her to bring Bata...

Hutaraja Learning House: Hobby, Passion, and Care for Lake Toba

Gambar
     Hutaraja Learning House is a learning center located in Ulos Hutaraja Village. It was founded by Damayanti Sinaga as a medium to channel her hobby and passion for teaching English to children. Besides her hobby and passion, Damayanti aims to help accelerate the development of local human resources in Lake Toba, especially in Samosir. She hopes the community can converse with tourists, particularly as Samosir, especially Ulos Village, is a popular tourist destination often visited by international travelers. Therefore, residents need to speak English to serve foreign guests well. Students  The majority of students at  Hutaraja  Learning House are elementary school children from Ulos Hutaraja Village. Some also come from outside the village, such as SDN 10 Lumban Suhi-Suhi and SD 22 Lumban Suhi-Suhi. For more than six months, children have been learning English for free, from August 2023 to January 2024. Starting in February 2024, a tuition fee of IDR 50...